KETIDAKPASTIAN (UNCERTAINITY) DAN PENALARAN PROBABILITAS
PENGETAHUAN TEKNOLOGI SISTEM CERDAS
UNCERTAINITY DAN PENALARAN PROBABILITAS
DOSEN : ESSY MALAYS SARI SAKTI
3KA10
IRZAN ADITIA N
NPM. 13115472
7.1 Pernyataan Pengetahuan dalam Domain yang Tidak Pasti
melihat independensi dan hubungan independensi bersyarat
antar variabel dapat sangat mengurangi jumlah probabilitas yang perlu
ditentukan untuk didefinisikan distribusi bersama penuh. Bagian ini
memperkenalkan struktur data yang disebut jaringan Bayesian1 untuk mewakili
dependensi antar variabel. Jaringan Bayesian dapat mewakili dasarnya distribusi
probabilitas gabungan penuh dan dalam banyak kasus dapat melakukannya dengan
sangat ringkas.
Jaringan Bayesian adalah grafik terarah dimana masing-masing
node diberi catatan dengan kuantitatif
informasi probabilitas Spesifikasi lengkapnya adalah sebagai
berikut:
1. Setiap node sesuai dengan variabel acak, yang mungkin
diskrit atau kontinyu.
2. Satu set link atau panah terarah menghubungkan pasangan
node. Jika ada panah dari simpul
X ke simpul Y, X dikatakan sebagai induk dari Y. Grafik
tidak memiliki siklus terarah (dan karenanya
adalah grafik asiklik terarah, atau DAG.
3. Setiap nodeXi memiliki distribusi probabilitas bersyarat
P (Xi | Parents (Xi)) yang mengkuantifikasi efek dari Parent di simpul.
Topologi jaringan - kumpulan node dan link - menentukan
independensi bersyarat
Hubungan yang bertahan di domain, dengan cara yang akan
segera dibuat tepat. Itu inti intuitif panah biasanya bahwa X memiliki pengaruh
langsung terhadap Y. Biasanya mudah bagi pakar domain untuk memutuskan apa
pengaruh langsung ada di domain-jauh lebih mudah, sebenarnya, daripada
sebenarnya menentukan probabilitasnya diri. Begitu topologi jaringan Bayesian
ditata, kita hanya membutuhkannya tentukan distribusi probabilitas kondisional
untuk setiap variabel. Dan melihat bahwa kombinasi dari topologi dan distribusi
bersyarat cukup untuk menentukan
(secara implisit) distribusi bersama penuh untuk semua
variabel.
Ketidakpastian dan Penalaran Probabilitas
Ketidakpastian
Ketidakpastian dapat dianggap sebagai suatu kekurangan informasi yang memadai untuk membuat suatu keputusan.Ketidakpastian merupakan suatu permasalahan karena mungkin menghalangi kita dalam membuat suatu keputusan yang terbaik bahkan mungkin dapat menghasilkan suatu keputusan yang buruk. Dalam dunia medis, ketidakpastian mungkin menghalangi pemeriksaan yang terbaik untuk para pasien dan berperan untuk suatu terapi yang keliru. Dalam bisnis, ketidakpastian dapat berarti kerugian keuangan.Sejumlah teori yang berhubungan dengan ketidakpastian telah ditemukan, diantaranya probabilitas klasik, probabilitas Bayes, teori Hartley yang berdasarkan pada himpunan klasik, teori Shanon yang didasarkan pada peluang, teori Dempester-Shafer dan teori fuzzy Zadeh.
TEORI PROBABILITAS
- Teori formal probabilitas dibuat dengan menggunakan 3 aksioma
- Teori aksiomatik disebut juga objective theory of probability
diperkenalkan oleh Kolmogorov, sedangkan teori aksiomatik probabiliti kondisional
dibuat oleh Renyi
- Tiga aksioma probabilistik :
1. 0 P(E) 1
Aksioma ini menjelaskan bahwa jangkauan
probabilitas berada antar 0 dan 1. Jika suatu
kejadian itu pasti terjadi maka nilai probabilitasnya
adalah 1, dan jika kejadiannya tidak mungkin
terjadi nilai probabilitasnya adalah 0
2. P(Ei) = 1
Aksioma ini menyatakan jumlah semua kejadian
tidak memberikan pengaruh dengan lainnya, maka
disebut mutually exclusive events yaitu 1.
Corollary dari aksioma ini adalah :
P(E) + P(E’) = 1
3. P(E1 E2) = P(E1) + P(E2)
Dimana E1 dan E2 adalah kejadian mutually
exclusive. Aksioma ini mempunyai makna bahwa
jika E1 dan E2 keduanya tidak dapat terjadi secara
simultan, maka probabilitas dari satu atau kejadian
lainnya adalah jumlah dari masing-masing
probabilitasnya.
Theorema Bayes
Theorema Bayes adalah sebuah makanisme untuk mengkombinasikan kejadian baru dan kejadian yang ada yang biasanya dinyatakan dalam probabilitas subjektif.Pendekan Bayesian didasarkan pada probabilitas subjektif; probabilitas subjektif di sediakan untuk setiap proposisi.Jika E adalah suatu kejadian (jumlah total dari semua informasi yang terdapat dalam system),maka proposisi (P) memiliki hubungan dengan sebuah nilai yang merepresentasikan probabilitas bahwa P menggambarkan semua kejadian E, diturunkan menggunakan inferensi Bayesian.Theorema Bayes menyediakan sebuah cara komputasi probabilitas dari kejadiankejadian khusus dari suatu hasil observasi.Poin utama disini adalah bukan bagaimana nilai ini diturunkan tetapi bagaimana kita tahu atau darimana menginferensi suatu proposisi menjadi suatu nilai tunggal.
Representasi Ketidakpastian
Tiga metode dasar untuk merepresentasikan ketidakpastian adalah
1. numeric,
2. grafik, dan
3. simbolik.
TEORI DEMPSTER-SHAFER
Dempster shafer adalah suatu teori matematika untuk pembuktian berdasarkan belief functions and reasoning (Fungsi kepercayaan dan pemikiran yang masuk akal), yang digunakan untuk mengkombinasikan potongan informasi yang terpisah (bukti) untuk mengkalkulasi kemungkinan dari suatu peristiwa. Teori ini dikembangkan oleh Arthur P.Dempster dan Glenn shafer.
Secara umum teori Dempster-Shafer ditulis dalam suatu interval :
[Belief, Plausibility]
Belief (Bel) adalah ukuran kekuatan evidence dalam mendukung suatu himpunan proposisi.
Jika bernilai 0 mengindikasikan bahwa tidak ada evidence, dan Plausibility (Pl) jika bernilai
1 menunjukkan adanya kepastian.
Plausibility dinotasikan sebagai :
Pl(s) = 1 – Bel(Øs)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar